Our Service

VPTI Verifikasi Penelusuran Teknis Import

Dasar Hukum

  • Permendag. No. 46/M-DAG/PER/8/2014 tentang Ketentuan Umum Verifikasi atau Penelusuran Teknis di Bidang Perdagangan

  • Permendag. terhadap Ketentuan Impor Produk-Produk (31 Komoditas)

Latar Belakang

  1. Pengendalian impor merupakan salah satu kebijakan pemerintah (Kementerian Perdagangan Republik Indonesia) dalam upaya untuk melindungi kesinambungan pembangunan ekonomi di Indonesia, yang secara garis besar memiliki tujuan :

    1. Meminimalisasi faktor kerugian yang dapat dialami industri di dalam negeri, sebagai akibat dari masuknya barang-barang impor yang melimpah (excess of supply) di pasar dalam negeri;

    2. Mempertahankan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan upaya perlindungan konsumen, menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat, serta menertibkan komponen administrasi kegiatan impor;

    3. Memastikan barang yang dilakukan importasi adalah barang yang sesuai dengan perizinan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia;

    4. Mengurangi penyimpangan pernyataan barang (mis-declaration) secara bertahap;

    5. Mencegah adanya ketidaksesuaian atas spesifikasi barang yang diimpor; dan

    6. Menghasilkan data importasi komoditi yang akurat dalam penugasan yang dilakukan.

Ruang Lingkup VPTI

Ruang lingkup VPTI terbatas pada Verifikasi Administratif dan Verifikasi Fisik. Verifikasi Administratif merupakan kegiatan pemastian Perizinan Impor terhadap jenis komoditas masih aktif dan pemastian jumlah barang yang akan dilakukan importasi melalui submisi dokumen seperti Proforma Invoice dan Packing List, sedangkan Verifikasi Fisik dilaksanakan untuk memastikan jenis barang dan jumlah yang diimpor ke Indonesia sesuai dengan Perizinan-nya dan ruang lingkup Peraturan Menteri Perdagangan yang berlaku.

Dalam pemenuhan ruang lingkup VPTI di seluruh dunia (untuk pemeriksaan di Negara Muat), KSO-SCISI mengutilisasikan Cabang Luar Negeri (CLN) serta Mitra Surveyor Independen sesuai dengan lokasi pelaksanaan VPTI. Mitra Surveyor yang bekerjasama dengan KSO-SCISI setidaknya memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag.) No. 46 Tahun 2014 atau secara garis besar telah memenuhi persyaratan dalam SNI ISO/ IEC 17020:2012.

  1. Verifikasi Administrasi :

    • Verifikasi kebenaran dokumen perizinan impor, dokumen pengapalan, dan dokumen-dokumen lain yang dipersyaratkan;

    • Verifikasi data importir; dan

    • Verifikasi data pengapalan.

  2. Verifikasi Fisik Barang

    • VPTI dilakukan terhadap fisik barang untuk memastikan kesesuaian antara fisik barang dengan dokumen hasil Verifikasi Administrasi, mencakup kurang lebih terkait :

      • jenis dan spesifikasi barang,

      • jumlah/ volume barang,

      • kemasan,

      • keterangan-keterangan atau label-label lainnya pada kemasan,

      • Certificate of Analysis,

      • pengawasan pemuatan barang dan penyegelan peti kemas khusus untuk FCL (Full Container Load),

      • kondisi peti kemas, atau persyaratan lainnya sesuai dengan ruang lingkup komoditas di setiap Permendag yang berlaku.

Kegiatan Verifikasi Administrasi dilaksanakan di Kantor Pusat KSO SCISI dan Hub Office Surveyor Pelaksana, sedangkan pelaksanaan Verifikasi Fisik Barang dilakukan oleh Kantor Inspeksi sesuai dengan lokasi tempat barang. Keseluruhan perusahaan surveyor yang bermitra dengan KSO SCISI memiliki reputasi dan jaringan internasional di negara asal barang atau pelabuhan muat barang.

Service Level Agreement (SLA)

Laporan Surveyor (LS) Akan diterbitkan maksimum di hari yang sama setelah submisi Final Document (FD) yang lengkap dan benar dari Importir

Ketentuan Tingkat Layanan

Skema Flowchart

Bantuan dan Informasi Lebih Lanjut

Untuk pertanyaan lebih lanjut seputar VPTI, kami menyediakan call-center 1500576 dan e-mail di cs_kso@scisi.com;

cogenvelopeuserphonemaplaptop-phonebriefcasearrow-rightarrow-right-circle linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram